DAFTAR TURUNAN MATARUMAH KADNIHA -PALIKAHI

I. PAUWATA anak dari HAIRMERE di Halono besar yang kawin KONSONRAI di Kiera Moa beranak

A.

HOKOLAI yang kawin dengan WERUHAIR di Romdawa Abusur dan beranak dua orang masing-masing:

1.

HARAWERU yang kawin WONRUPI yang datang dari dengan MAUSOKOLAI dari Lohapanu Timor-Timur (lihat: Sejarah keturunan suku Mauko’o),

2.

MAUSOKOLAI kawin di Opolasi- Lautem Timor-Timur dan mendapat anak masing-masing,

a.

LUKUPADA kawin tetapi tidak ada turunan,

b.

LIUDADIRAI kawin tidak nikah dengan MA’ALOUK di Yauloho-Yaupati (Eiwuri) dan memiliki anak satu orang,

1)

LOINIRA kawin LELIHAIR di Donili- dia ini yang membangun turunan Palikahi dan beranak tiga orang masing-masing,

(a)

MAUSOKOLAI kawin WATPAERARA di Romdawa Perusah rumah di Lukurwawan dan beranak MAUWETER dan MAUWETER memperanakan PEKUWEWER.

(b)

SANADI kawin HURILIKIR tinggal di Palikahi dan beranak.

(1)

WAKUMERE kawin LELIDUIHI dan mendapat dua anak masing-masing,

((a))

PUIRARAUHA

((b))

RISAN kawin DURUMWELHE di Romdawa Oir Leklo’or, dan mendapat empat orang anak masing-masing,

b.1

LIUDE’E kawin HATUWAKI di Sapodo,

b.2

LOIWARU kawin KORI tinggal di Lukurwawan dan beranak dua orang masing-masing,

b.2.1

LELITUTU kawin SIWILEKLOR di Mauradi Purpura,

b.2.2

NA’IHEU RISAN kawin HUDIWO’O di Rompikawi Halono Polukai dan beranak tujuh orang masing-masing

b.2.2.1

AMUS kawin FRANCINA BOREL tidak beranak,

b.2.2.2

ROMHAWI kawin LOIMESE beranak AMUS lalu meninggal

b.2.2.3

ESTER kawin lagi LOIMESE sesudah duda

b.2.2.4

JOHANIS kawin di Rote

b.2.2.5

GEORGE jadi Pendeta kawin di Rote

b.2.2.6

JOSINA kawin WOHIR HERMAN FRANCIS beranak HUDIWO’O Mehenana

b.2.2.7

PUINOWORU kawin PAUL KARSTEN.

b.3

LEWENPAI kawin ROMREITAU di Samat Romlapa dan memiliki dua orang anak masing-masing,

b.3.1

SANADI kawin KASALEKI di Wakupuki Hawionno Hurlali dan memiliki dua orang anak masing-masing;

b.3.1.1

LOIWARU JAN PAULUS kawin WATPAERARA anak LELEKAI dan WOPINI dan dapat anak lagi dengan MAGDALENA Jawalan dan memiliki enam orang anak masing-masing;

b.3.

1.1.1

WERUHAIR ANGGANITA PAULUS kawin SAULORO EZ.M PETRUSZ dan beranak masing-masing;

b.3.

1.1.1.

1

FREDRIK PETRUSZ kawin CAROLINA BENANDEIJK dari Tutukei pulau Letti dan beranak masing-masing,

b.3

1.1.1.

1.1.

YOSI PETRUSZ kawin HARI LAPIAN (orang Manado) dan memimiliki anak EKI LAPIAN,

-

EKI LAPIAN

-

ODRI LAPIAN

b.3

1.1.1.

1.2

PAA PETRUSZ Guru di Kisar menikah dengan…….,

b.3

1.1.1.

1.3

LAKALUTA PETRUSZ kawin dengan SARAH FRANCIS dan memiliki anak masing-masing;

+

RISAN PETRUSZ,

+

CLINTON PETRUSZ

+

MARIA PETRUSZ,

b.3

1.1.1.

1.2

JESAYAS PETRUSZ kawin dengan orang Kupang,

b.3

1.1.1.

1.2

SOPIA PETRUSZ kawin dengan ODI orang Sidoarjo Jawa Timur,

b.3

1.1.1.

1.2

AGUS PETRUSZ Pegawai Negeri di Kupang NTT,

b.3.

1.1.1.

2.

MARIA PETRUSZ kawin dengan MOZES di Halono Lebelau dan memiliki anak masing-masing,

b.3.

1.1.1.

2.1

OYANG MOZES dan kawin cerai dengan TINA BAKKER dari Merwui (Halono Kecil) dan memiliki anak bernama BUNA dan kawin lagi di Purpura,

b.3

1.1.1.

2.2.

ANGGANITA MOZES menikah dengan SAMUEL CHRISTIAAN dari Mauko’o dan memiliki anak masing-masing;

+

SIMON CHRISTIAAN menikah dengan Paulus dari Sonputi,

+

PHILIA CHRISTIAAN kawin dengan orang Ambon.

b.3.

1.1.1.

3.

SAMUEL PETRUSZ kawin dengan ADOLFINA JOHANZ dari Jerusu Roma dan memilki anak masing-masing;

b.3.

1.1.1.

3.1.

WANAMAU HATUWAKI PETRUSZ kawin dengan orang Timor dan memilki anak masing-masing;

+

LIRMEHI IZAK PETRUSZ

+

INA

b.3.

1.1.1.

3.2.

MAULEWEN FREDRIK PETRUSZ kawin WASIDA MOZES dari Purpura dan memiliki anak masing-masing;

+

KORI

+

RARADALU

+

PAERARA JACOP PETRUSZ

b.3.

1.1.1.

3.3.

MAUPUHA PETRUSZ menikah dengan orang Batak,

b.3.

1.1.1.

3.4.

DAUNWAHAN menikah dengan orang Sabu dan memiliki anak:

-

JUSPIKA

b.3.

1.1.1.

3.5

MAUPOROK menikah dengan marga Johansz dari Roma,

b.3.

1.1.1.

3.6

MIMIRAKA,

b.3.

1.1.1.

3.7

LIBREK PETRUSZ

b.3.

1.1.1.

3.8

MAURAKA PETRUSZ

b.3.

1.1.1.

4.

PAERARA JACOP PETRUSZ menikah dengan ROSALINA PAULUS dari Abusur dan memiliki anak masing-masing;

b.3.

1.1.1.

4.1

SARLOTA PETRUSZ kawin SUPIT di Kupang dan memiliki anak

+

PAUL SUPIT, Mahasiswa di Jogjakarta

b.3.

1.1.1.

4.2

LOIWARU ALMEIDA PETRUSZ menikah dengan DEWI dari Solo Jawa tengah,

b.3.

1.1.1.

4.3

LIUHANA ORLANDO PETRUSZ menikah dengan PIKA sekarang menetap di Timor-Timur (sekarang Timor Leste),

b.3.

1.1.1.

4.4

ABRAHAM PETRUSZ menikah dengan orang Abusur,

b.3.

1.1.1.

4.5

SAULORO ESAU PETRUSZ ketua DPRD Kabupaten Maluku Barat Daya,

b.3.

1.1.1.

4.6

PUITE’I ANGGANITA PETRUSZ kawin Pendeta orang Tepa,

b.3.

1.1.1.

4.7

HAIRWELES PETRUSZ,

b.3.

1.1.1.

5.

KOWTERI JOHANIS PETRUSZ menikah dengan LIN DENU dari LUHULELI dan memiliki anak masing-masing;

b.3.

1.1.1.

5.1

JUSTI PETRUSZ guru di Magetan dan menikah dengan DANIEL orang Teon Maluku Tengah,

+

+

Marlon

b.3.

1.1.1.

5.2

ORLANDO PETRUSZ kawin dengan ……

b.3.

1.1.1.

5.3

BASTIAN PETRUSZ wakil ketua DPRD Kabupaten Maluku Barat Daya,

b.3.

1.1.1.

5.3

BONG PETRUSZ,

b.3.

1.1.1.

5.4

ATI PETRUSZ pegawai negeri di Kisar,

b.3.

1.1.1.

6.

SURIWUWAL CHATERINA PETRUSZ kawin PARTILU OKTOVIANUS CHRISTIAAN (Raja ke IV Desa Nuwewang) mantan anggota Kepolisian Republik Indonesia, mantan pegawai Penerangan kecamatan pulau-pulau terselatan di Wonrely, dan memiliki anak masing-masing;

b.3.

1.1.1.

6.1

Puite’i Angganitha Margaritha Christiaan- Pekerjaan Pengusaha menikah dengan Kapten Slamet Riyanto- dan memiliki anak masing-masing;

-

Oktovina

-

Oktovino

b.3.

1.1.1.

6.2

Loywaru Jan Agus Christiaan menikah dengan Henita dari Suku Dayak Kalimantan Timur dan memiliki anak masing-masing;

+

Rarahere

+

Lelihair

+

Kiki

b.3.

1.1.1.

6.3

Drs.Heriwewer Hendrik Natalus Christiaan, M.H., pekerjaan Polri menikah dengan Trisilowati (dari Cina Nganjuk) dan memiliki anak masing-masing;

+

Rara

+

Resta

+

Reymon

b.3.

1.1.1.

6.4

Sukimanumere John Abraham Christiaan,S.H., L.L.M – pengcara di Surabaya menikah dengan Dewi (dari Bali) dan memiliki anak masing-masing;

+

Putri

+

Aldi

+

Rara

b.3.

1.1.1.

6.5

Sauloro Esau Moses Christiaan Pekerjaan Karyawan Bank menikah dengan Kartini Bone memiliki anak,

+

Eka

b.3.

1.1.2

LIUDADI HENDERINA PAULUS kawin MAROU PHILIPUS NOACH dan mempunyai anak masing-masing;

b.3.

1.1.2

FRANCINA NOACH pekerjaan Guru menikah dengan PRATOMO dari Klaten Jogjakarta dan memiliki anak masing-masing;

Bambang

Wiwid

O’o

Yanti

b.3.

1.1.3

SANADI FERDINAND NOACH kawin FRANCINA LEKAWAEL dari Tepa dan beranak masing-masing;

b.3.

1.1.3.

1.

MAROU TEODORUS NOACH – Kapten Kapal Pelayaran Besar kawin DAHRINA Wanita Banten,

+

REVI

+

RIGEL

+

FRENELI

+

MAROU

+

RAMADHAN

+

SATRIA

+

ELSA

+

RAFA

b.3.

1.1.3.

2.

LOIWARU BENYAMIN NOACH kawin RELI LOBLOBLY dari Tanimbar,

Rarahere

Philipus

Ferdinand

b.3.

1.1.3.

3.

LIUDADI STEFANI NOACH kawin PA’A MOSES di Purpura- Kepala Desa Purpura,

b.3.

1.1.3.

4.

RONI NOACH kawin WATI dari Saumlaki,

b.3.

1.1.3.

5.

YANI NOACH kawin dengan ONA dari Larat,

b.3.

1.1.3.

3.

KIKILAILAI SAMUEL NOACH Purnawirawan TNI-AL kawin EVI dari Sumba ,

b.3.

1.1.3.

4.

RISAN JOSEPH NOACH kawin di USA

b.3.

1.1.4

MAITUA JOHANA kawin REIN FRANCIS beranak tunggal,

b.3.

1.1.4.

1.

Drs.P.J.FRANCIS kawin GITA MALE orang Rote NTT dan memiliki anak-anak masing-masing;

Paul Francis

Samuel Francis

Rein Francis

b.3.

1.1.5

WOPINI ALGONDA PAULUS kawin JOSUA LICO di Ersupun-Moa dan beranak lima orang masing-masing;

RIBKA kawin orang Lakor

JOHANIS LICO

CHARLES LICO

DANIEL LICO

ANGGANITA LICO

b.3.

1.1.6

SANADI FERDINAN mati bujang di Jawa,

b.3.

1.1.7

Drs.ALEXANDER PAULUS menikah dengan NINGSIH dari Salatiga dan memiliki anak masing-masing;

b.4

KENTAIR kawin LILNOHO JOHANIS di Romnokaranna Daholo.

Penulis;

Drs.H.N.Christiaan,M.H

Leave a comment

Filed under Uncategorized

PULAU KISAR : KETURUNAN MARGA CHRISTIAAN SUKU MAUKO’O DARI WILHELMINA JANSEN MENJADI MARGA NOACH dan MARGA BOREEL

Pada tahun 1817 terjadi Perang Pattimura dan Raja ke-VI pulau Kisar SALOU BAKKER pergi ikut berperang di Ambon dan pulang membawa lari seorang Istri dari Orang Belanda di Ambon yaitu WILHELMINA JANSEN (Istri dari tuan Jansen orang Belanda di Ambon) yang juga adik dari ceritera Legenda orang Ambon NENE LUHU. WILHELMINA JANSEN ini marganya sewaktu gadis adalah Marga REHATA yang adalah Raja Soja Ambon. Setelah WILHELMINA JANSEN dibawa ke Kisar oleh Raja ke-VI Pulau Kisar SALOU BAKKER dan karena SALOU BAKKER sudah beristeri TEWETALUNA maka WILHELMINA JANSEN dibawa dan didudukan di Ro’om Mauko’o (Matarumah Mauko’o). Dan WILHELMINA JANSEN mendapat dua orang anak dengan Raja SALOU (tanpa nikah resmi), masing-masing :

  1. SAIS BAKKER

  2. MAUKO’O kawin ALGITA di Romdama Leklo’or dan mempunyai dua anak perempuan masing-masing;

MAUKO’O kawin ALGITA di Romdama Leklo’or dan mempunyai dua anak perempuan masing-masing:

1.

ORHERE CHRISTIAAN kawin SONRAI dari Ahuana-Romdawa Abusur dan memiliki dua orang anak masing-masing

a)

MAKAADA kawin PEIMINA NOACH Pakinana dan beranak,

(1)

MAROU PHILIPUS NOACH, kawin dengan LIUDADI HENDERINA PAULUS dari Palikahi dan beranak masing-masing ;

(a)

FRANCINA NOACH pekerjaan Guru menikah dengan PRATOMO dari Klaten Jogjakarta dan memiliki anak masing-masing;

((1))

BAMBANG menikah dengan LENI dari Jawa, dan memiliki anak masing-masing

((a))

((b))

((2))

O’O menikah dengan ………. dan memiliki anak masing-masing

((3))

WIWID menikah dengan …….., dan memiliki anak

((4))

YANTI menikah dengan …… dan memiliki anak masing-masing

(b)

SANADI FERDINAND NOACH kawin FRANCINA LEKAWAEL dari Tepa dan beranak masing-masing;

((1))

MAROU TEODORUS NOACH – Kapten Kapal Pelayaran Besar kawin DAHRINA Wanita Banten dan memiliki lima orang anak masing-masing;

((a))

REVI

((b))

RIGEL

((c))

FRENELI

((d))

MAROU

((c))

RAMADHAN

((d))

SATRIA

((e))

ELSA

((f))

RAFA

((2))

LOIWARU BENYAMIN NOACH kawin RELI LOBLOBLY dari Tanimbar dan memiliki anak masing-masing;

((a))

AGUSTINA RARAHERE NOACH , ((2”)).

((b))

MAROU PHILIPUS NOACH

((c))

SANADI FERDINAND NOACH

((3))

LIUDADI STEFANI NOACH kawin PA’A MOSES di Purpura- Kepala Desa Purpura dan memiliki anak

((a))

((4))

RONI NOACH kawin WATI dari Saumlaki dan memiliki anak masing-masing;

((a))

JUAN NOACH

((b))

FERDINAND NOACH

((c))

BENYAMIN NOACH

((5))

YANI NOACH kawin dengan ONA dari Larat dan memiliki anak

((a))

FRANCINA NOACH

                   

     

(c)

KIKILAILAI SAMUEL NOACH Purnawirawan TNI-AL kawin EVI dari Sumba tidak memiliki anak

                   

     

(c)

RISAN JOSEPH NOACH kawin di USA dan memiliki anak

           

                   

    2) SONRAI THOMAS NOACH mati di Jawa

                   

    3) SAMUEL NOACH KNIL bertempur pada Perang dunia ke II dan meninggal di Tarakan

                   

b)

MA’ARAU PHILIPUS di Resilai kawin CHRISTINA di Salu dan mendapat anak

(1)

SONRAI BOREEL kawin di Nomaha dan mempunyai anak, masing-masing

(a)

PHILIPUS BOREEL kawin MARGARETHA WOLANTERI dan memiliki anak

((1))

CHRISTINA BOREEL menikah dengan

((2))

OKTO BOREEL, menikah dengan bidan Notanubun dan memiliki anak masing-masing

c)

TERI MA’ADAILORO kawin SIPATA anak KESIANA mendapat anak dua orang masing-masing;

(2)

KESIANA CHRISTIAAN BOREEL kawin orang Lekromlapa dan mempunyai anak

(a)

THOMAS BOREEL kawin SARAH di Hapilukur -tinggal di Waseli dan mempunyai anak masing-masing

((a))

KESIANA CHRISTIAAN BOREEL kawin Nona Maturwei sekarang menjadi Pemerintah Negeri Abusur;

         

(b)

JOHANIS KAWIN di Poupou Abusur.

2

POIK CHRISTIAAN kawin MA’AROU PUSIANA di Romnotoro-Daholo-Sonputi dan mendapat dua orang anak masing-masing;

a)

TERI kawin ROKO di Lakiu Manloro dan tiga wanita masing-masing;

b)

MOSON

c)

ROMMA’A

d)

PUITEI

Penulis:

 

Drs.H.N.Christiaan,M.H

Leave a comment

Filed under Uncategorized

KETURUNAN SUKU MAUKO’O YANG DATANG DARI LOHA PANU SAMPAI SEKARANG

WONRUPI bersaudara Kandung dengan ARDOKO kedua orang suku Mauko’o ini yang pertama datang ke Pulau Kisar dibawa oleh teman sepermainan MAULEWEN dan PAERARA saat berada di Lohapanu tempat asal suku Mauko’o di Timor-Timur. Setelah tiba di Kisar MAUSOKLAI -moyang Palikahi- menikahkan,

I.WONRUPI dengan saudara perempuannya MAUSOKOLAI yang bernama HARAWERU dan melahirkan anak:

A.MAUSOKOLAI namun tidak ditulis dalam sejarah MAUSOKLAI menikah dengan siapa tapi punya anak,

A.1.LAPUTA juga tidak tertulis menikah dengan siapa tetapi punya anak namanya,

A.1.1.RAILEWEN juga tidak tertulis menikah dengan siapa dan mempunyai anak bernama,

A.1.1.1.WAHANDOMO kawin dengan REMTULU di Nakarulla Lewerou dan mendapat tiga orang anak masing-masing,

A.1.1.1.1 RISAN kawin LU’UKMAHA di Lakiu-Abusur,

mempunyai satu orang anak bernama,

A.1.1.1.1.1.WATUMERLEWEN kawin SOIPEPEN di Pakinana Lebelau dan beranak lima orang masing-masing,

A.1.1.1.1.1.1.HERIWEWER (Orkai Kiou) kawin LAMUNORO di Halono Lebelau dan memiliki dua orang anak,

A.1.1.1.1.1.1.1.LEPELA’U ANA tidak kawin,

A.1.1.1.1.1.1.2.LU’UKMAHA kawin JONAS di Sonputi Aramere;

A.1.1.1.1.1.2.LAUDOMO kawin WAHOIR di Pakinana Lebelau Nakar Norraram,

A.1.1.1.1.1.3.RISAN kawin LAUDOMO anak SALASA di wakupuki Hawionno dan memiliki tiga orang anak masing-masing,

A.1.1.1.1.1.3.1.MIMISORU kawin LEWENAKI di Mu’uraram (Halono Kerhe),

A.1.1.1.1.1.3.2.WATUMERLEWEN kawin PUIYAKINNA (Nene Ko’or) anak THOMAS di Loisiwi Romdawa,

A.1.1.1.1.1.3.3.PUISESE’EN kawin di Wakupuki bernanak SARAH ibu MEHENANA di Aulentau Raram beranak KARETA,

A.1.1.1.1.1.4.ULPORO beranak tidak kawin dengan RATUMAMAL orang Mauko’o di Loho Panu beranak dua orang masing-masing,

A.1.1.1.1.1.4.1.WONRUPI WAKUMERE kawin LAUMAU di Donili Jawalla,

A.1.1.1.1.1.4.2.RARAHERE beranak tidak Kawin dengan, WANAMAU J.Z.BAKKER dan beranak,

A.1.1.1.1.1.4.2.1.HERIWEWER HENDRIK CHRISTIAAN- Raja Nuwewang ke III kawin LAUDOMO MARGHARITA DAVIDSZ dari matarumah Mu’uraram Leteparu dan dikaruniai anak-anak, masing-masing;

A.1.1.1.1.1.4.2.1.1.JAKOP CHRISTIAAN (Penginjil) – meninggal di Jepara setelah bertemu dengan sanak keluarga Christiaan dari Surabaya dan menikah dengan ………….( bu De ) dari desa Gili kecamatan Banyumanis Jepara Jawa tengah dan memiliki anak masing-masing:

A.1.1.1.1.1.4.2.1.1.1.MARIA CHRISTIAAN menikah dengan Mas Yono dari Desa Gili Banyumanis Jepara dan memiliki anak masing-masing;

A.1.1.1.1.1.4.2.1.1.2.AGUSTINUS CHRISTIAAN menikah dengan orang Jepara sekarang menetap di Jepara.

A.1.1.1.1.1.4.2.1.2.RARAHERE AGUSTINA CHRISTIAAN – Pekerjaan: Guru, dan menikah dengan JESAYAS PETRUSZ- Pekerjaan: Pendeta dan menetap terakhir sampai meninggal di Kefamenanu Timor Tengah Selatan dan dari hasil pernikahan Rarahere Agustina dengan Jesayas ini dikaruniai anak-anak masing-masing;

A.1.1.1.1.1.4.2.1.2.1.ADRANA PETRUSZ- meninggal di Saumlaki sekarang Maluku Tenggara Barat,

A.1.1.1.1.1.4.2.1.2.2.BERTHA PETRUSZ- pekerjaan: Guru Bahasa Inggris menikah dengan John Dale (dari Rote NTT), sekarang menetap di Denpasar Bali dan dari pernikahan ini memiliki anak-anak masing-masing;

A.1.1.1.1.1.4.2.1.2.2.1.IGI DALE menikah dengan Nin (orang Timor) dan memiliki anak bernama:

A.1.1.1.1.1.4.2.1.2.2.1.HIGEN DALE

A.1.1.1.1.1.4.2.1.2.2.ADI DALE menikah dengan Misi (orang Bali) dan memiliki anak;

A.1.1.1.1.1.4.2.1.2.2.1.Kesya,

A.1.1.1.1.1.4.2.1.2.3.Prof.DR.GUSTAV WILHELMUS PETRUSZ pekerjaan Dosen menikah dengan Sarah (orang Amerika) pekerjaan wartawan dan sekarang menetap di Forthworth Texas USA dan dikaruniai anak;

A.1.1.1.1.1.4.2.1.2.3.1.DR.Setevani Petrusz,;

A.1.1.1.1.1.4.2.1.2.4.AMELIA PETRUSZ tidak menikah dan meninggal di Kupang Nusa tenggara Timur tahun 2010;

A.1.1.1.1.1.4.2.1.2.5.MARGHARETHA KATERINA PETRUSZ menikah dengan Lamberth Anaktototi (dari Tepa) tidak dikaruniai anak dan sekarang menetap di Kefamenanu NTT,;

A.1.1.1.1.1.4.2.1.2.6.HERIWEWER HENDRIK PETRUSZ pekerjaan PT.Barroid Indonesia menikah dengan Ella (orang Rote NTT) dan menetap di Kalimantan Timur dan memiliki anak:

A.1.1.1.1.1.4.2.1.2.6.1.Ami Petrusz- Mahasiswa Universitas Kristen Petra Surabaya,

A.1.1.1.1.1.4.2.1.2.6.2.Asmi Petrusz- Mahasiswa Universitas Kristen Petra Surabaya,;

A.1.1.1.1.1.4.2.1.2.6.3.Alfin Petrusz-

A.1.1.1.1.1.4.2.1.2.7. ROBY PETRUSZ menikah dengan Nona Miru dari Luang dan sekarang menetap di Soe Kabupaten Timor Tengah Utara NTT dan memiliki anak masing-masing;

A.1.1.1.1.1.4.2.1.2.7.1.Nonsye Petrusz,

A.1.1.1.1.1.4.2.1.2.7.2.Dicky Petrusz

A.1.1.1.1.1.4.2.1.2.7.3. Kety Petrusz

A.1.1.1.1.1.4.2.1.2.8.ANI PETRUSZ- menikah dengan Gasper Djami (Suku Sabu NTT) sekarang menetap di Bali dan memiliki anak masing-masing;

A.1.1.1.1.1.4.2.1.2.8.1.Pace Djami,

A.1.1.1.1.1.4.2.1.2.8.2.Immanuel Djami,

A.1.1.1.1.1.4.2.1.2.8.3.Sopia Djami menikah dengan Daniel (Orang Bali) dan memiliki anak;

A.1.1.1.1.1.4.2.1.2.6.3.1.Aline,

A.1.1.1.1.1.4.2.1.2.6.3.2.Yeheskiel Djami, Pekerjaan Pegawai Imigrasi Bali-Denpasar,

A.1.1.1.1.1.4.2.1.2.6.3.3.Dian Djami;

A.1.1.1.1.1.4.2.1.2.9.Yongky Petrusz meninggal di Kefamenanu NTT.

A.1.1.1.1.1.4.2.1.3.PALIMARATA NELTJIE CHRISTIAAN Lahir di Nuwewang pulau Leti 2 Juni 1921, Pendidikan Terakhir Vervoloost school menikah dengan PAUL MBOUW pekerjaan Mantri Kesehatan, meninggal di Jakarta tanggal 11 Januari 2009 dan memiliki anak-anak masing-masing:

A.1.1.1.1.1.4.2.1.3.1.Margaritha Elisabeth (Ani) Mbouw, Lahir di Rom Kadniha pulau Kisar 5 November 1942, Pendidikan: S-1 Ekonomi Universitas Gajamada Jogjakarta, Pekerjaan Pensiunan Bendaharawan Persekutuan gereja-geraja di Indonesia (PGI) tidak menikah dan sekarang menetap di Jakarta,

A.1.1.1.1.1.4.2.1.3.2. Ir.Heriwewer Junus Hendrik Mbouw, Msc - Lahir di Noworu Yawuru 31 Mei 1945, Pendidikan : S-1 ITB Bandung, Pekerjaan :Pensiunan Pertamina menikah dengan Erni Lanjang (orang Dayak Kaltim) sekarang menetap di Jakarta dan memiliki anak masing-masing;

A.1.1.1.1.1.4.2.1.3.2.1.

Anya Mbouw,SE , Lahir : Murung Pudak Kaltim 6 Maret 1972, Pendidikan: S-1 Ekonomi UKI, pekerjaan : PT.Asam Oil Compagny, menikah dengan IBEN MELIALA SEMBIRING dari Batak Sumatra Utara,

A.1.1.1.1.1.4.2.1.3.2.2.

Ane Mbouw,SE , lahir di Murung Pudak Kaltim 26 Agustus 1974, Pendidikan: S-1 Ekonomi Universitas Trisakti, Pekerjaan: British Petroleum Oil Compagny.

A.1.1.1.1.1.4.2.1.3.2.3.

Helen Mbouw,SE , lahir di Pangkalan Brandan 13 Maret 1979, Pendidikan: S-1 Ekonomi Universitas Trisakti, Pekerjaan: Bank Negara Indonesia (BNI).

A.1.1.1.1.1.4.2.1.3.3.

Ir.ROBERTH MBOUW, SM.Th Lahir di Rumah Motor Wonrely Kisar 21 Februari 1948, Pendidikan : S-1 ITS Surabaya, Pekerjaan: Pensiunan PT.Barroid Indonesia, menikah dengan Merry Solosong (dari Sangir Toraja) dan di karuniai anak, masing-masing;

A.1.1.1.1.1.4.2.1.3.3.1.

DR.Adeline Martha Mbouw, Lahir di Jakarta 29 April 1974, Pendidikan: S-1 Ekonomi Universitas Pajajaran Bandung, S-2 Leeds University England, S-3 di London England, pekerjaan: Staf Ahli Standart Charter Bank New York USA,

A.1.1.1.1.1.4.2.1.3.3.2.

Paul Nehemia Mbouw,SE.Ak Lahir di Bontang Kaltim 24 September 1981, Pendidikan : S-1 Ekonomi Universitas Atmajaya Jakarta, Pekerjaan: Auditor Akuntan Commonwealth Jakarta.

A.1.1.1.1.1.4.2.1.3.3.3.

Stefen Mbouw,SE.Ak, Lahir di Bontang 20 September 1983, S-1 Ekonomi universitas Trisakti Jakarta,; Pekerjaan: ….

A.1.1.1.1.1.4.2.1.3.4.

Ir.Hairmere Noke Mbouw,M.Sc Lahir di Banda Neira 3 September 1954, Pendidikan S-1 Kedokteran UKI, S-2 Los Angeles University, Pekerjaan: Pengeboran Minyak di Qatar menikah dengan MARIE SAHIDI sekarang menetap di Qatar Jasirah Arab dan memiliki anak masing-masing;

A.1.1.1.1.1.4.2.1.3.4.1.

Esa Teodor Mbouw,M.Sc, Lahir di :Bogor 10 Desember 1984, pendidikan: S-1 Dalas Baptist University, S-2 di Swis, Pekerjaan: Hotel di Batam

A.1.1.1.1.1.4.2.1.3.4.2.

Fina Teodora Mbouw, Lahir di Jakarta; 5 februari 1989, pendidikan: S-1 Musik di Dalas Batist University, Pekerjaan:

A.1.1.1.1.1.4.2.1.3.1.3.

Fani Teodora Mbouw. Lahir di Jakarta 15 September 1994, pendidikan: kelas 12 Doha Qatar.

A.1.1.1.1.1.4.2.1.4.

Sarah Christiaan menikah dengan Wilhelmus Francis – pekerjaan pendeta dari matarumah Rehiara-Wondeiraram dan mempunyai anak masing-masing,;

A.1.1.1.1.1.4.2.1.4.1.

Heriwewer Hendrik Francis tidak menikah dan sekarang menetap di Ambon Maluku,

A.1.1.1.1.1.4.2.1.4.2.

MARGARITHA FRANCIS Kawin dengan orang Damer MBD,

A.1.1.1.1.1.4.2.1.4.3.

Getreda Francis – pekerjaan Guru menikah dengan CONELIS KAKISINA ( orang Ambon) memiliki anak,;

A.1.1.1.1.1.4.2.1.4.2.1.

STEFEN- pekerjaan PDAM Ambon,

A.1.1.1.1.1.4.2.1.4.2.2.

Desi- pekerjaan PDAM Ambon,

A.1.1.1.1.1.4.2.1.4.3.

Abraham Christiaan menikah dengan Lalan (Cina Jakarta),;

A.1.1.1.1.1.4.2.1.4.4.

Mersi Francis tidak menikah dan memiliki anak,;

A.1.1.1.1.1.4.2.1.4.4.1.

Ita Francis,;

A.1.1.1.1.1.4.2.1.4.5.

Penina Francis tidak menikah sekarang menetap di Surabaya,

A.1.1.1.1.1.4.2.1.4.6.

Robert Francis- pekerjaan Pengusaha belum menikah dan sekarang menetap di Jakarta.

A.1.1.1.1.1.4.2.1.5.

PARTILU OKTOVIANUS CHRISTIAAN (Raja ke IV Desa Nuwewang) Pendidikan: Vervoloost School mantan anggota Kepolisian Republik Indonesia, mantan pegawai Penerangan kecamatan pulau-pulau terselatan di Wonrely yang sekarang ibukota sementara Kabupaten Maluku Barat Daya, menikah dengan Suriwuwal Chaterina Petrusz dari Suku Molikara-Matarumah Yauloho, dan memiliki anak masing-masing;

A.1.1.1.1.1.4.2.1.5.1. PUITE’I ANGGANITA MARGARITHA CHRISTIAAN Lahir di Nuwewang Pulau Leti, 3 November 1954, Pendidikan: Akademi Sekretaris, Pekerjaan Pengusaha menikah dengan Kapten SLAMET RIYANTO – Pekerjaan di PT.Inti Surabaya , sekarang menetap di Surabaya dan memiliki anak masing-masing;

A.1.1.1.1.1.4.2.1.5.1.1. OKTOVINA RIYANTO,SH Lahir di :Surabaya 01 Oktober 1988, Pendidikan: S-1 Fakultas Hukum Universitas kristen Petra Surabaya,

A.1.1.1.1.1.4.2.1.5.1.2.HAIRMERE OKTOVINO RIYANTO, Lahir di Surabaya 20 Oktober 1989, Mahasiswa Fakultas Teknologi Informatika Universitas Kristen Petra Surabaya,;

A.1.1.1.1.1.4.2.1.5.2. LOYWARU JAN AGUS CHRISTIAAN, Lahir di Nuwewang Pulau Leti 5 Mei 1958, Pendidikan: SMA Kartika Chandra Kirana Ambon menikah dengan Henita dari Suku Dayak Kalimantan Timur sekarang menetap di Balikpapan Kaltim dan memiliki anak masing-masing;

A.1.1.1.1.1.4.2.1.5.2.1. Rarahere Christiaan – Mahasiswa Fakultas Hubungan Internasional Universitas Brawijaya Malang,

A.1.1.1.1.1.4.2.1.5.2.2.Lelihair Christiaan,

A.1.1.1.1.1.4.2.1.5.2.3.Kiki Christiaan,

A.1.1.1.1.1.4.2.1.5.3. Drs. HERIWEWER HENDRIK NATALUS CHRISTIAAN,M.H., Lahir di Nuwewang Pulau Letti tanggal 24 Desember 1960, Pendidikan: S-1 Sastra Inggris STIBA Malang, S-2 Magister Hukum STIH IBLAM Jakarta, pekerjaan Polri dan di Bawah Kendali Operasi pada Deputi penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi sekarang menetap di Malang menikah dengan Trisilowati (dari Cina Nganjuk) dan memiliki anak masing-masing;

A.1.1.1.1.1.4.2.1.5.3.1. Rarahere Ekawati Christiaan,S.Kom, Lahir di Nganjuk 27 Sapril 1990, Pendidikan: S-1 Teknik Informatika Universitas Machung Malang),

A.1.1.1.1.1.4.2.1.5.3.2. Sanadi Ferdinan Resta Christiaan, Lahir: di Nganjuk 16 September 1991, – Mahasiswa Fakultas Teknik Informatika universitas Machung Malang,

A.1.1.1.1.1.4.2.1.5.3.3. Partilu Reymon Okto Christiaan, Lahir di : Malang 25 Maret 2004, Pendidikan :SD Katholik Mardiwiyata Malang.

A.1.1.1.1.1.4.2.1.5.4.SUKIMANUMERE JOHN ABRAHAM CHRISTIAAN,S.H.,L.L.M, Lahir di Wonreli Kisar 2 Oktober 1962, Pendidikan: S-1 Hukum Universitas Bhayangkara Surabaya, S-2, Pekerjaan: pengacara di Surabaya menikah dengan Dewi (dari Bali) dan memiliki anak masing-masing;

A.1.1.1.1.1.4.2.1.5.4.1.Putri,

A.1.1.1.1.1.4.2.1.5.4.2.Aldi,

A.1.1.1.1.1.4.2.1.5.4.3..Rarakarina Christiaan,;

A.1.1.1.1.1.4.2.1.5.5.SAULORO ESAU MOSES CHRISTIAAN, Lahir di Wonreli Kisar : 5 Mei 1972, Pendidikan: Sarjana Muda Perbankan; Pekerjaan Karyawan Bank menikah dengan KARTINI BONE memiliki anak,

A.1.1.1.1.1.4.2.1.5.5.1. Leonel Eka Christiaan, Lahir di Malang, tanggal: selanjutnya …………

RARAHERE juga beranak tidak nikah dengan TILUPORU CORNELIS BAKKER (Tete Hihileli) dan beranak,

A.1.1.1.1.1.4.2.2. LAPUTA CORNELIS CHRISTIAAN kawin marga AGUSTYN dari Romdawa Romnotoro Abusur dan beranak masing-masing,

A.1.1.1.1.1.4.2.2.1.SONRAI THOMAS CHRISTIAAN pekerjaan Dokter di Jakarta menikah dengan …….. dan memiki satu orang anak bernama:

A.1.1.1.1.1.4.2.2.1.1.HERIWEWER HENDRIK CHRISTIAAN sekarang menetap di Singapura,

A.1.1.1.1.1.4.2.2.2.AGUSTINA CHRISTIAAN kawin dengan Marga DAUD- mantan Sekwilda Propinsi NTT dan beranak masing-masing;

A.1.1.1.1.1.4.2.2.2.1.CORNELIS DAUD sekarang menetap di Surabaya;

A.1.1.1.1.1.4.2.2.2.2.NONA DAUD,

A.1.1.1.1.1.4.2.2.2.3.AMOS DAUD- Pendeta di Malang menikah dengan …….. dan memiliki anak masing-masing;

A.1.1.1.1.1.4.2.2.2.3.1.EDWARD DAUD,

A.1.1.1.1.1.4.2.2.2.3.2……………..,

A.1.1.1.1.1.4.2.2.2.3.3……………..,

A.1.1.1.1.1.4.2.2.3.JOSEP CHRISTIAAN Ketua DPRD Propinsi NTT menikah dengan …………. dan memiliki anak masing-masing;

A.1.1.1.1.1.4.2.2.3.1.THOMAS CHRISTIAAN menikah dengan …………….

A.1.1.1.1.1.4.2.2.3.2.IDA CHRISTIAAN Sarjana Sastra Inggris (Stiba Malang) pekerjaan Kepala Sekolah menikah dengan SONNI Pendeta di Malang dan memiliki anak masing-masing;

A.1.1.1.1.1.4.2.2.3.2.1.ABRAHAM,

A.1.1.1.1.1.4.2.2.3.2.2.LEVINA,

A.1.1.1.1.1.4.2.2.3.2.3…………

5.WONRUPI alis WAKUMERE kawin LAUMAU di Donili memiliki tiga orang anak masing-masing, (a).MAWALI mati di Nuwewang, (b).HERIWEWER Kawin di Timor-Timur dengan JULIANA SOARES dan memili dua orang anak masing-masing; ((1)). LEWENPAI SAMUEL CHRISTIAAN Pekerjaan Badan Statistik di Papua sekarang menetap di Papua kawin PADOKOR RUT ANGGANITA MOSEZ dan memiliki anak masing-masing; ((a)).SIMON CHRISTIAAN kawin dengan YUNITA PAULUS dan memiliki anak masing-masing; 1”……….., ((b)).FILIA CHRISTIAAN pekerjaan Dosen Universitas Cendrawasi menikah dengan orang Ambon; ((2)).LU’UKMAHA MARGARITHA CHRISTIAAN kawin dengan MAUDAWA CORNELIS PAULUS di Aramere Sonputi Pekerjaan TNI-AD Alteleri Serangan Udara (ARSU) Ambon dan memiliki anak masing-masing; ((a)).ALEXANDER PAULUS kawin Nona MARCUS dari Sapodo ((b)).TETE PAULUS, ((c)).YUNITA PAULUS kawin JEMI BALTAZAR dari Romdawa Leklo’or ((c)).FERDINAND PAULUS kawin MARIA (orang Kediri Jawa Timur) dan memiliki anak masing-masing 1”.CHRISTIAN PAULUS, 2”.JUNIOR PAULUS, ((d))HENDERINA PAULUS kawin marga FRANCIS di Leklo’or.

A.1.1.1.2.HERIWEWER diminta ke Nakarulla Lewerou,dia naikan dan turunkan bendera porka tatkala Romdawa/Lakiu buat porka disana,

A.1.1.1.3.LELIHAIR.

Penulis;

Drs.H.N.Christiaan,M.H

Leave a comment

Filed under Uncategorized

SEJARAH SUKU MAUKO’O DI PULAU KISAR

Kehadiran VOC Nederland di Pulau Kisar diakibatkan oleh Kerusuhan yang dibuat oleh orang Timor Portugis, walaupun disuatu waktu nanti VOC hadir juga, karena Kisar dan pulau-pulau sekitarnya termasuk daerah Hindia Belanda. Pada saat itu, pelayaran laut diselat Timor antara Timor-Timur dan Kisar berjalan lancar karena sejak dahulu Pulau Timor merupakan lumbung makanan bagi masyarakat Kisar dan sekitarnya, disamping memang sebagian besar masyarakat Kisar berasal dari Timor-Timur.

Peristiwa Kerusuhan itu, sesunguhnya bermula dari orang-orang negeri Abusur dari Marga Enitutun (Nakar Dau) yang berlayar ke Timor-Timur dan singgah di pantai paling ujung timur dari Timor-Timur yang bernama Walu. Orang Kisar Menyebutnya sebagai pantai Yalu yang berseberangan dengan pulau Yaco atau Nusmesi arah sebelah Timur. Ceritera sejarah yang berkembang menyatakan bahwa orang-orang dari Marga Enitutun bernama PERULU-PAUNUNU merampok bangsawan Timor-Timur yang berada di pantai tersebut, dan melarikan barang-barang berharga mereka seperti emas, perak dan lain-lain ke Kisar.

Versi kedua menyebutkan bahwa pada saat PERULU-PAUNUNU tiba di Pantai Yalu dalam pelayaran dari Kisar ke Timor-Timur, mereka menemukan banyak barang berharga yang bertaburan di sepanjang pantai dan mereka mengambil dan membawanya pulang ke Kisar. Ternyata bahwa versi kedua ini lebih cenderung diterima oleh sebagian besar masyarakat kisar, karena diungkapkan secara resmi dalam “Hiri’in-Lerne” Yotowawa, yang dalam bahasa adatnya berbunyi sebagai: “…..Perulu-Paununu nawalei-nalyara la nohomehi-la Yaluhere, holikukunala-pakromnala, ke’en paloiwain penere ….” yang artinya Perulu-Paununu dalam pelayaran ke Pantai Yalu, menemukan benda-benda berharga yang bertaburan disepanjang pantai.

Besar kemungkinan pada saat perulu Panunu Tiba di pantai Yalu, baru saja terjadi kerusuhan besar antara suku dan golongan sesama orang Timor-Timur disana, sebab berdasarkan berbagai ceritera sejarah, didaratan Timor-Timur selalu saja terjadi pertentangan yang berakhir dengan perang fisik. Perang fisik ini terjadi antara lain sebagai akibat budaya permainan judi adu ayam dengan taruhan emas, perak dan muti tanah dan lain-lain. Kisah peperangan ini juga tercatat dalam sejarah Suku Mo’olikara, tatkala datuk-datuk dizaman lampau dalam petualangannya menjelajahi daratan Timor-Timur didaerah perbatasan antara Manatuto dan Viqueque, dikaki gunung Lacluta-Samoro. Karena peristiwa adu ayam antara Suku Mo’olikara dan Suku Lakulo’o dengan taruhan besar-besaran dan terjadi perselisihan hebat yang mengarah ke perang fisik, namun dapat didamaikan oleh Suku Maupehi-Malai (Romdawa) yang secara kebetulan berada ditempat tersebut dalam perjalanan ke arah timur juga. Kisah ini kemudian dilestarikan dalam sebuah syair dalam bahasa Kisar yang digubah oleh moyang Abusur, setelah mereka bersama-sama berada di Kisar. Syair tersebut berbunyi “Howe pupunala Lacluta wo’or, Lina Melai rodi ra’aline” artinya Kabut peperangan meliputi daerah gunung Lacluta, beruntunglah dapat didamaikan oleh pendamai dari Melai.

Dari pengamatan ini, dapat saja terjadi ketika Perulu-Paununu tiba di pantai Yalu, sedang terjadi peperangan atau kerusuhan antara sesama orang Timor-Timur, yang mengakibatkan terhamburnya atau ditinggalkannya barang-barang berharga mereka, kemudian diambi dan dibawa ke Kisar. Tentu saja pengambilan barang berharga tanpasepengetahuan pemiliknya menimbulkan amarah yang luar biasa dan tentu ada dendam kesumat yang tinggi untuk mengambil kembali barang miliknya dan membalas perbuatan jahat mereka yang mengambil.

Suku-suku yang datang ke Kisar untuk membalas dendam yang disebutkan dalam Hiri’in-Lerne Pulau Kisar adalah :

  1. Marna Sikka-Marna Warraki

  2. Marna udama-Marna Dailoro.

  3. Marna Sunputi-Marna Waikeli.

Diadaerah Kabupaten Lautem di Timor-Timur, kita akan dapat menjumpai Suku Dailoro yang memang merupakan suku besar dan dominan disana. Ceritera yang berkembang yang menyatakan bahwa bangsa Portugislah yang menyerang pulau Kisar, tidak seluruhnya benar, sebab dalam kenyataannya, hanya pemimpin rombongan atau penglima perangnya yang bernama “Paya Cruz” adalah orang Portugis, sedangkan pengikut lainnya adalah orang Timor-Timur asli. Didalam hiri’in-Lerne tersebut diungkapkan bahwa para Tokoh yang datang ke Kisar sesungguhnya adalah para bangsawan Timor-Timur yang bernama:

  1. Philipus Ornay

  2. Thomas Ornay.

  3. Costa Ornay.

Barang-barang berharga yang hilang di Yalu, termasuk didalamnya sebuah Keris berkepala Emas yang bernama “Risampuna”, menjadi bukti sejarah, hingga sekarang tersimpan dalam perbendaharaan Raja HALONO di Wonreli. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Prof.Bernard Turch, seorang guru besar antropologi dari Brussel University Belgia, keris tersebut dari tiga jenis besi yang berlainan oleh Mpu-mpu di Jawa Timur, lebih dari 300 tahun yang lampau.

Pendaratan orang Timor Portugis ke Kisar, dilakukan pada hari Minggu 12 Setepember 1664 melalui pantai Purpura, sebuah pelabuhan laut milik orang Nomaha disebelah Timur pulau Kisar. Setelah mereka mendarat, yang pertama kali dilakukan adalah menyerang dan menyerbu masuk negeri orang Abusur di Pipideli. Dari peristiwa penyerbuan kenegeri orang Abusur ini, dapat diduga bahwa pemandu masuk orang Timor Pertugis ke Kisar adalah orang Nomaha, sebab pada saat itu orang Nomaha sedang bermusuhan dengan orang Abusur. Mereka bermusuhan karena moyang Lekloor-Maupehi (Mauradi-Romdawa) membantu Yoto memerangi orang Reitaubun-Lailupun, sehingga tergusur dari tempat mereka yang semua di Yoto, dan beralih tempat tinggal untuk bermukim di Nomaha sekarang.

Dugaan ini menjadi semakin kuat jika dilihat bahwa pada medio September, situasi pelabuhan laut dipantai timur pulau Kisar, sangat tidak bersahabat untuk disinggahi oleh kapal laut atau Perahu layar, karena sedang bertiup angin timur dengan keras, sehingga pelabuhan laut yang aman disinggahi pada bulan September justru ada disebelah barat, tetapi dalam kenyataannya mereka tetap mendarat dipantai Purpura disebelah timur. Para perusuh ini membuat panik masyarakat Kisar, sehingga terjadi eksodus besar-besaran keluar Kisar, antara lain ke Timor-Timur dan letti, termasuk keluarga Raja HIHILELI-HALONO. Anak-anak PAKAR seperti MAULEWEN-PAERARA, diungsikan bersama harta benda Kerajaan ke daerah Lautem di Desa Loho-Panu, sedangkan PAKAR bersama saudaranya POOROE mengungsi ke Letti. Dalam pengungsian ke Letti itulah, PAKAR bertemu dengan orang dari pulau Damer negeri Ilih bernama TERRY-DAWARKAY yang memberitahu PAKAR bahwa di Bandaneira ada orang-orang VOC yang dapat memberi bantuan. PAKAR dan POOROE kemudian meminta bantuan TERRY-DAWARKAY untuk mengantar mereka dengan perahu ke Bandaneira mencari bantuan VOC guna mengusir orang Timor Portugis di Kisar begitu dasyatnya, seperti yang terungkap dalam hiri’in-Lerne Yotowawa sebagai berikut: “…….Hamarala Yotowawa nina kuku, kuku paki, hehille Yotowawa nina eni, eni namo’o, nala Marna maki-wuhur molu, ma’arleli paki-laurmaha pa’aha, rikrika Yotowawa, he’e-he’e Yotowawa, mana lo’o loiloro-mana lo’o palikahi, mana lo’o ohen holie-la’uen holie…” yang secara bebas diartikan sebagai sebagai ……begitu ganasnya penyerangan tersebut, sehingga membuat kematian para pembesar dan petinggi adat , rumah-rumah adat bergengsi musnah, akibat negeri terbakar, sehingga nyaris dihuni oleh binatang dan satwa liar…...

(Sumber: SEJARAH PULAU NEGERI WONRELI DAN HUBUNGANNYA DENGAN NEGERI LAIN DI PULAU KISAR oleh : PAERARA J.Z.PETRUSZ dan LAKAY A.F.MARCUS- Yayasan Pengembang Inisiatif Masyarakat (Yapinmas) Kupang- 2002)

Setelah Perang usai maka MAULEWEN-PAERARA dipulangkan dari Desa Loha Panu dan mengajak dua anak suku Mauko’o dari Desa Loha Panu bernama “WONRUPI” dan “ARDOKO”. ARDOKO sekarang beranak cucu dan mendiami daerah Kiou dengan Matarumah Mekilour sedangkan WONRUPI oleh seorang Pendeta berkebangsaan Belanda yang bernama CHRISTIAAN VAN DE BOER mengganti nama “WONRUPI” menjadi “CHRISTIAAN” yang menjadi Marga Keluarga Besar CHRISTIAAN di pulau Kisar sampai sekarang ini.

Mata rumah Mauko’o yang di huni oleh Marga CHRISTIAAN di pulau Kisar setelah perang dan Maulewen Paerara pulang dari Loha Panu dan membawa Wonrupi dan Ardoko maka untuk penghormatan terhadap kedua anak suku Mauko’o tersebut oleh Raja Hihileli-Halono dan untuk mengikatnya memberikan tanah Halonolewen dan Pornasa di daerah sekitar pantai Kiou sebagai tanda ikatan dan memasukan matarumah Mauko’o didalam satu persekutuan dengan Hihileli-Halono yaitu Mauko’o menjadi satu persekutuan dengan Matarumah Donili-Rehiara. (Versi Penulis: yang didapat dari ceritera lisan orang tua/ayahanda Partilu Oktovianus Christiaan sebelum wafat)

Bahwa pada zaman orang Portugis datang membuat kerusuhan di Pulau Kisar, maka Raja Pakar (KOHOLOUK) punya anak-anak bernama MAULEWEN dan PAERARA serta emas-emas pusaka HIHILELI-HALONO dilarikan/diungsikan ke Lohapanu negeri suku Mauko’o di daerah Lautem (Timor Timur- sekarang Timor Leste) disembunyikan dan dipelihara disana.

Disaat VOC Belanda sudah menguasai Kisar dan negeri sudah aman barulah MAUSOKOLAI dari Palikahi bersama orang-orang perangkat ROMO HALONO ke Loha Panu jemput MAULEWEN PAERARA bersama emas pusaka dibawa pulang ke Kisar. Maka ada dua orang teman akrab sepermainan MAULEWEN PAERARA bernama WONRUPI dan ARDOKO mau ikut bersama-sama untuk tinggal di Kisar.

Setiba di Kisar WONRUPI dan ARDOKO dilindungi oleh MAUSOKOLAI di Palikahi dan MAUSOKOLAI setelah itu mengawinkan WONRUPI dengan saudara perempuannya bernama HARAWERU, maka HIHILELI-HALONO memberikan tanah Pornasa dan Halonlewen didaerah Kiou kepada WONRUPI ARDOKO sebagai balas jasah orang Mauko’o di Loha Panu terhadap HIHILELI-HALONO.

Kemudian saat di DAHOLO – LOILIRA di bangun, maka Mata rumah Mauko’o dibangun disamping mata rumah Palikahi (rahineli- rapnu’ik, rakaka ra’ali) dan bergabung dengan Donili bersekutu untuk rahaini’i wuku – rayapi wuku, makiwuku – moluwuku dalam perikatan negeri besar WOORILI – SOKOLAI. (Versi : PAERARA J.Z.PETRUSZ (dalam tulisan tangannya sendiri tentang Sejarah ringkas suku mauko’o- April 2001).

Penulis:

Drs.H.N.Christiaan,M.H

(Komisaris Polisi: pada Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia)

Leave a comment

Filed under Uncategorized

SILSILAH KETURUNAN RAJA KE-III DESA NUWEWANG PULAU LETTI

Raja Ke- III desa Nuwewang pulau Letty Heriwewer (nama tanah/adat pulau Kisar) Hendrik Christiaan diminta oleh tiga Soa (Soa-kumpulan masyarakat terkecil di pulau Letty); Soa Wetuway, Soa Kapoit dan Soa Polwunu Mnyotne/muturapat meminta dari Raja ke IX pulau Kisar Wanamau Jesayas Bakker, namun Raja Wanamau berkeberatan memberikan anaknya (dari Rarahere Christiaan dari matarumah Mauko’o) untuk menjadi Raja di Nuwewang pulau Letty, tetapi karena tiga Soa ini tetap berharap dengan menunggu sambil berharap dan melabuhkan perahu layar mereka yang mereka bawa dari desa Nuwewang di Pantai Nama pulau Kisar bahkan sampai ada yang meninggal dan dimakamkan di pantai Madalahar sehingga Raja Wanamau merasa ibah dan memberikan anaknya ini untuk menjadi Raja di desa Nuwewang pulau Letty.

Raja Ke- III Heriwewer Hendrik Christiaan kemudian mempersunting Laudomo Margaritha Davidz dari matarumah Mu’uraram Leteparu dan dikaruniai anak-anak, masing-masing;

  1. Jacop Christiaan (Penginjil) – meninggal di Jepara setelah bertemu dengan sanak keluarga Christiaan dari Surabaya dan menikah dengan ………….( bu De ) dari desa Gili kecamatan Banyumanis Jepara Jawa tengah dan memiliki anak masing-masing: a) Maria Christiaan menikah dengan Mas Yono dari Desa Gili Banyumanis Jepara dan memiliki anak masing-masing; ((1)). ………., ((2)) …….., b). Agustinus Christiaan sekarang menikah dengan orang Jepara sekarang menetap di Jepara.

  2. Rarahere Agustina Christiaan – Pekerjaan: Guru, dan menikah dengan Jesayas Petrusz- Pekerjaan: Pendeta dan menetap terakhir sampai meninggal di Kefamenanu Timor Tengah Selatan dan dari hasil pernikahan Rarahere Agustina dengan Jesayas ini dikaruniai anak-anak masing-masing; a).Adrana Petrusz- meninggal di Saumlaki sekarang Maluku Tenggara Barat, b). Bertha Petrus- pekerjaan : Guru Bahasa Inggris menikah dengan John Dale (dari Rote NTT), sekarang menetap di Denpasar Bali dan dari pernikahan ini memiliki anak-anak masing-masing; (1) Igi Dale menikah denganNin (orang Timor) dan memiliki anak bernama: ((1)) Higen Dale, (2). Adi Dale menikah dengan Misi (orang Bali) dan memiliki anak ; ((1)) Kesya,; c). Prof.DR.Gustav Petrusz pekerjaan Dosen menikah denganSarah (orang Amerika) pekerjaan wartawan dan sekarang menetap di Forthworth Texas USA dan dikaruniai anak ; (1) DR.Setevani Petrusz,; d). Melly Petrusz tidak menikah dan meninggal di Kupang Nusa tenggara Timur tahun 2010,; e). Heriwewer Hendrik Petrusz pekerjaan PT.Barroid Indonesia menikah denganPetronella Mudak(orang Rote-Timor) dan menetap di Kalimantan Timur dan memiliki anak: ((1)) AlexandraAmi Petrusz – Mahasiswa Universitas Kristen Petra Surabaya, ((2)). Astrit Petrusz- Mahasiswa Universitas Kristen Petra Surabaya,;((3)).ALPIN PETRUSZ; f). Marta Angganitha Petrusz-menikah denganGasper Djami (Suku Sabu NTT) sekarang menetap di Bali dan memiliki anak masing-masing; (1). Nahor Leonard Yesaya Yerobeam Djami, (2) Yoel Godfried Immanuel Djami, (3) Sophia Khristanza Evalyn Djami menikah dengan Gede Daniel Miasa Aribawa (Orang Bali) dan memiliki anak; ((1)) Alyne Angelique Graciella Daniel, (4) Yeheskiel Djami- Pekerjaan Pegawai Imigrasi Bali-Denpasar, (5) Dian Victory Verona Djami;, g). Maria (Mea) Petrusz – pekerjaan Guru, menikah dengan Lamberth Anaktototi (dari Tepa) tidak dikaruniai anak dan sekarang menetap di Kefamenanu NTT,; h). Robby Petrusz menikah dengan Nona Miru dari Luang dan sekarang menetap di Soe Kabupaten Timor Tengah Utara NTT dan memiliki anak masing-masing; (1) NonsyePetrusz, ((2)) …..,((3))…….., i). Yongky Petrusz meninggal di Kefamenanu NTT.

  3. Palimarata Neltjie Christiaan menikah dengan P.Mbouw pekerjaan Mantri Kesehatan dan memiliki anak-anak masing-masing: a). Margaritha Elisabeth (Ani) Mbouw, Bendaharawan Persekutuan gereja-geraja di Indonesia (PGI) tidak menikah dan sekarang menetap di Jakarta, b). Ir.Junus Hendrik Mbouw- Pekerjaan : Pertamina menikah denganEni…… (orang Manado) sekarang menetap di Jakarta dan memiliki anak masing-masing; (1).Anya Mbouw menikah dengan MargaSembiring dari Batak Sumatra Utara, (2). Ane Mbouw,; c).Ir.Roberth Mbouw menikah dengan Merry Mbouw (dari Toraja) dan di karuniai anak, masing-masing; (1). DR.Adeline Mbouw pekerjaan Manhattan Bank USA, (2). Atus Mbouw Sarjana Ekonomi Universitas Atmajaya Jakarta, (3). Stefen Mbouw sarjana Ekonomi universitas Atmajaya Jakarta,; d) Ir.Hairmere Noke Mbouw menikah dengan Keke sekarang menetap di Qatar Jasirah Arab dan memiliki anak masing-masing; (1). Esa Mbouw, (2). Fina Mbouw, (3) Fani Mbouw.

  4. Sarah Christiaan menikah dengan Wilhelmus Francis – pekerjaan pendeta dari matarumah Rehiara-Wondeiraram dan mempunyai anak masing-masing,; a). Heriwewer Hendrik Francis tidak menikah dan sekarang menetap di Ambon Maluku, b). Hetereda Francis – pekerjaan Guru menikah dengan ………( orang Key) memiliki anak,; (1).Desi – pekerjaan PDAM Ambon, c). Abraham Christiaan menikah dengan Lalan (Cina Jakarta),; d). Mersi Francis tidak menikah dan memiliki anak,; (1). Ita Francis,; e). Penina Francis tidak menikah sekarang menetap di Surabaya,f). Robert Francis- pekerjaan Pengusaha belum menikah dan sekarang menetap di Jakarta.

  5. Partilu Oktovianus Christiaan (Raja ke IV Desa Nuwewang) mantan anggota Kepolisian Republik Indonesia, mantan pegawai Penerangan kecamatan pulau-pulau terselatan di Wonrely yang sekarang ibukota sementara Kabupaten Maluku Barat Daya, menikah dengan Suriwuwal Chaterina Petrusz dari Suku Molikara-Matarumah Yauloho, dan memiliki anak masing-masing; a) Puite’i AngganithaMargaritha Christiaan- Pekerjaan Pengusaha menikah dengan Kapten Slamet Riyanto-Pekerjaan di PT.Inti Surabaya, sekarang menetap di Surabaya dan memiliki anak masing-masing; (1). Oktovina- Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas kristen Petra Surabaya, (2). Hairmere Oktovino- Mahasiswa Fakultas Teknologi Informatika Universitas Kristen Petra Surabaya,; b). Loywaru Jan Agus Christiaan menikah dengan Henyta Christiaandari Suku Dayak Kalimantan Timur sekarang menetap di Balikpapan Kaltim dan memiliki anak masing-masing; (1).Rarahere Agustina Christiaan – Mahasiswa Fakultas Hubungan Internasional Universitas Brawijaya Malang, (2). Lelihair Maria Abigail Christiaan, (3).Ratupaerara Yeheskiel Christiaan, ; c). Heriwewer Komisaris Polisi Drs.Hendrik Natalus Christiaan, M.H., pekerjaan Polri dan di Bawah Kendali Operasi pada Deputi penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi sekarang menetap di Malang menikah dengan Trisilowati (dari Cina Nganjuk) dan memiliki anak masing-masing; (1) Rarahere Ekawati Christiaan,S.Kom(Sarjana IT Universitas Machung Malang), (2). Sanadi Ferdinan Resta Christiaan – Mahasiswa universitas Machung Malang, (3). Partilu Reymon Okto Christiaan,; d). Sukimanumere John Abraham Christiaan,S.H., L.L.M – pengcara di Surabaya menikah dengan Dewi (dari Bali) dan memiliki anak masing-masing; (1). Putri, (2) Aldi, (3).Rarakarina Christiaan,; e).Sauloro Esau Moses Christiaan Pekerjaan Karyawan Bank menikah dengan Kartini Bone memiliki anak , (1) Leonel Eka Christiaan.

Penulis;

Drs.H.N.Christiaan,M.H

Leave a comment

Filed under Uncategorized

RIWAYAT SINGKAT PENULIS

Penulis dilahirkan oleh kedua orang tua, ayah bernama:       Partilu Oktovianus Christiaan (Raja II Nuwewang pulau Letti) dari Mata rumah Halono Nuwewang dan ibu bernama Suriwuwal Chaterina Petrusz dari Mata rumah Eywuri (pulau Kisar). Penulis adalah anak ketiga dari lima orang  bersaudara    kandung   atau anak ke lima dari 7 orang bersaudara tidak kandung. Saudara-saudara  masing-masing: Puitei Angganita Margaritha Christiaan sekarang kawin dengan   Kapt. Slamet Riyanto di Surabaya dan menetap di Jl. Lawu No 62 waru Jawa    Timur dan memiliki dua orang anak masing-masing Oktovina (mahasiswa     Fakultas Hukum Universitas Kristen Petra Surabaya)  dan  Hairmere  Oktovino (Mahasiswa Fakultas Teknik Informatika Universitas Kristen Petra Surabaya), anak kedua (bukan Kandung) Alfonsus Komandeli menikah dengan Yoseba dan memiliki anak: Yuliorina Komandeli (Sarjana Sastra Inggris STIBA Malang), Pieter Komandeli (Mahasiswa Universitas Kristen Maluku), dan  Yosep Komandeli (mahasiswa universitas Kristen Maluku), anak ke tiga (kandung) Loywaru Jan Agus Christiaan menikah dengan Henike dari suku Dayak Kalimantan Timur dan dikaruniai tiga orang anak masing: Rarahere Christiaan (Mahasiswa Fakultas Hubungan Internasional Universitas Brawijaya Malang), Lelihair Christiaan dan Kiki Christiaan, anak keempat Abraham Christiaan (bukan kandung- anak dari Wilhelmus Francis dan Sarah Christiaan) menikah dengan Lalang dari Jakarta, anak kelima adalah penulis sendiri (Drs.Hendrik Natalus Christiaan, MH) dan menikah dengan Trisilowati dari Nganjuk dan memiliki anak masing-masing: Rarahere Ekawati Christiaan (Sarjana Teknologi Informatika Universitas Machung Malang), Sanadi Ferdinand Resta Christiaan (Mahasiswa Fakultas Teknologi Informatika Universitas Machung Malang) dan Partilu Reymon Okto Christiaan, anak ke enam adalah Sukimanumere John Abraham Christiaan, SH (Pengacara di Surabaya) dan menikah dengan Dewi dan memiliki anak : Putri, Aldi dan Rarakarina Christiaan dan anak ketujuh adalah Sauloro Esau Moses Christiaan dan menikah dengan Kartini Bone dan memiliki anak Eka Christiaan.

Penulis lahir di Nuwewang pulau Letti pada tahun 1960, dan pindah ke Wonrely pulau kisar karena ayah yang sebagai Raja di Nuwewang pulau Letti diusir oleh beberapa matarumah di Nuwewang pulau Letti (Wohrupun, upsayan lor, Upsayan Ryae) yang tidak suka dengan Kepemimpinannya dan sejak umur lima tahun berada di Wonrely pulau Kisar yang sekarang menjadi ibu kota sementara Kabupaten Maluku Barat Daya dan mulai bersekolah di SD Gereja Protestan Maluku di Wonreli Kisar dan menyelesaikan di SD GPM Wonreli tahun 1974, melanjutkan ke SMP Negeri Wonreli Kisar dan tamat tahun 1977, dan me;anjutkan ke SMA Negeri 3 Ambon di Poka dan tamat tahun 1981, kemudian tahun 1983  melanjutkan kuliah pada Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Surabaya hanya sampai dengan semester 3 dan masuk ke Sekolah Bintara Militer Sukarela Polri di Depo Pendidikan dan Latihan 010 tahun 1984 di Mojokerto Jawa Timur selama 1(satu) tahun dan tamat tahun 1985 dengan pangkat Sersan Dua dan ditempatkan di Satuan Samapta Bhayangkara Polresta Malang dimana Kepala Satuan Sabhara Polresta Malang pada waktu itu adalah Kapten Suradi sedangkan Kapolresta Malang pada saat itu adalah Letnan Kolonel Drs.Djuaheri Martoprawiro, tahun  1986 ditugaskan pada Penjagaan Satuan Lalulintas Polresta Malang yang Kepala Satuan Lalulintas adalah Kapten Soekidjo , tahun 1986 ditugaskan pada Resmob Satuan Reserse kriminal Polresta Malang kemudian mendaftar menjadi Mahasiswa Sekolah Tinggi Bahasa dan Sastra dan pada April 1988 dinaikan pangkat menjadi Sersan Satu,  pada tanggal 6 September 1989 menikah di catatan sipil dan di  GPIB Imanuel Malang dan ditahun 1989 di pilih mewakili Polda Jawa Timur untuk dipersiapkan menjadi Pasukan Perserikatan Bangsa-bang di Namibia Afrika selatan namun tidak diberangkatkan Kontingen Garuda yang dipersiapkan ini karena Pemilu di Namibia telah berakhir dan berlangsung dengan aman, tahun 1992 dipilih untuk mengikuti seleksi di Markas Besar Angkatan Bersenjata Republik Indonesia di Cilangkap dan akhirnya di berangkatkan sebagai anggota Kontingen Garuda XII C Pasukan Perdamaian Bangsa-bangsa di Kamboja dan ditempatkan di Propinsi Pursat (Poethisat) bersama 15 personil Polri dari berbagai daerah di Indonesia dan yang menjadi Senior di Propinsi tersebut adalah Letnan Dua Edy sedangkan Kontingen Garuda XIIC ini dipimpin oleh Mayor Polisi Husni Thamrin dan setelah di Kamboja bergabung dengan Kontingen Garuda XIIB dan kemudian di ganti oleh Garuda XII-D yang dipimpin oleh Kolonel Polisi R Roesdihardjo (mantan Kapolri) dan Kepala Polisi PBB di Propinsi Pursat saat itu adalah Kolonel Polisi dari Ghana sedangkan wakilnya adalah Kapten Polisi Bambang Hermanu dan tahun 1992 itu juga di Kamboja dinaikan pangkatnya menjadi Sersan Kepala. Tahun 1993 menerima Tanda Jasah dari Perserikatan Bangsa-bangsa berupa Medali dan penghargaan United Nation Peace Keeping Force in Cambodia dan kembali ke tanah air dan ditanah air  menerima penghargaan berupa Shanti Dharma dari Markas Besar Angkatan Bersenjata Republik Indonesia  dan setelah itu  kembali bertugas di satuan Reserse Kriminal Polresta Malang dan kembali menerima Penghargaan dari Kapolda Jatim atas pengabdian kepada bangsa dan negara dengan menjadi anggota PBB di Kamboja dan juga menerima Satya lencana kesetiaan 8 tahun dari Markas Besar kepolisian Republik Indonesia tahun 1994 di wisudah menjadi Sarjana Sastra Inggris dari Sekolah Tinggi Bahasa dan Sastra Malang (Stiba), tahun 1996 kenaikan pangkat dari Sersan Kepala ke sersan Mayor, tahun 1997 mengikuti pendidikan di Sekolah Pembentukan Perwira Polri di Sekolah Calon Perwira Polri di Sukabumi Jawa Barat dan Tamat tahun 1998 dengan Pangkat Letnan Dua Polisi dan ditempatkan di Polda Nusa Tenggara Barat di Mataram dengan jabatan Perwira Pertama staf  Pusat Pengendalian Operasi (Puskodal Ops) Polda NTB, tahun 1999 diangkat dalam jabatan sebagai Wakil Kepala Satuan (Wakasat) Sabhara Polres Lombok Barat di Mataram, tahun 2000 diangkat dalam jabatan sebagai Kepala Unit Reserse Inteligen (Kanit Resintel) Polsek Kota Cakranegara di Sweta dan ditahun 2000 itu juga terjadi kerusuhan di Lombok Barat, selanjutnya ditahun 2000 itu juga dipanggil untuk mengikuti seleksi di Sekolah Lanjutan Perwira (Selapa) Polri di Ciputat Jakarta bersama dengan empat peserta lainnya dari Polda NTB masing-masing: Kapten Polisi Rudi, Letnan Satu Polisi Hartono, Letnan Satu Polisi Putrandi, Letnan Satu Polisi Heru, sedangkan penulis pada waktu itu berpangkat Letnan Dua Polisi dan dari hasil seleksi hanya penulis yang lolos seleksi dan diberangkatkan ke Boznia Herzegovina dalam misi perdamaian dengan nama Kontingent Garuda XIV dengan misi Peace Bulding dibawah kendali Komandan Kontingen Letnan Kolonel Boy Salamuddin dan setelah di Bosnia penulis di tempatkan di Propinsi Doboy dan bergabung dengan Civilian Police dari berbagai Negara dan tinggal di Modrica dan  di tugaskan sebagai Collocator di Vukosjaflje. Pada bulan Agustus 2000 pernah meraih Medali dan paigam penghargaan dari Denmark Troops berupa Dancon March karena mengikuti cross country antar negara peserta PBB. Tahun 2001 kembali ke tanah air namun sebelum kembali diberikan penghargaan oleh Perserikatan Bangsa-bangsa berupa Piagam Penghargaan dan Medali Peace Building Mission in Bosnia Herzegovina dan kembali ke tanah air mendapat penghargaan dari pemerintah Indonesia dengan berupa Shanti Dharma dan kembali bertugas sebagai Kanit Resintel Polsekta Cakranegara dan selanjutnya tahun 2001 itu juga dimutasikan ke Polda Jatim sebagai Kepala Urusan Pembinaan Operasi (Kaurbinops) Binamitra Polresta malang, ditahun 2002 di tempatkan di Polsekta Blimbing sebagai Wakil Kepala Kepolisian Sektor Blimbing dan mendapat kenaikan pangkat menjadi Inspektur Polisi Tk I , dan tahun 2003 diangkat dalam jabatan sebagai Kepala Satuan Narkotika dan Obat Berbahaya Polresta Malang, di tahun 2005 naik pangkat setingkat lebih tinggi menjadi Ajun Komisaris Polisi dan ditahun 2005 itu juga mengikuti seleksi di Komisi pemberantasan Korupsi dan lulus dan di tugaskan sebagai Penyelidik dan Penyidik pada Komisi Pemberantasan Korupsi, tahun 2007 mengikuti Kuliah untuk S-2 di Pasca Sarjana Sekolah Tinggi IBLAM Jakarta dan menyelesaikan kuliah dan meraih gelar Master Hukum (MH) tahun 2009, tahun 2008 mengikuti Pendidikan dan Latihan Kepemimpinan III (Diklatpim III) setara Selapa atau PTIK dan Juli 2009 naik pangkat menjadi Komisaris Polisi dan sampai tulisan ini di rilis masih menjabat sebagai Penyidik Madya Ahli pada Komisi Pemberantasan Korupsi.

2 Comments

Filed under Uncategorized

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can alway preview any post or edit you before you share it to the world.

1 Comment

Filed under Uncategorized